Thursday, April 5, 2012

KE LUAR NEGERI ITU GAMPANG!! NABUNG DOLAR AJA.

KE LUAR NEGERI? Mau siih ...tapi mahal! Sepertinya kata mahal itu harus segera dibuang dari kepala, kalau kita mau jalan-jalan ke luar negeri. Kalau dulu --sepuluh dua puluh tahun lalu-- mungkin aja ke luar negeri muahalll banget. Mahal ongkos transportasinya (ongkos pesawat) dan juga ongkos hotelnya. Udah gitu semua harus diatur sama pihak travel alias biro perjalanan. Tapi sekarang ...jangan khawatir !!! UDah banyak penerbangan murah (low fare airline) dan juga situs-situs hebat yang menawarkan hotel alias akomodasi terjangkau (affordable) tanpa harus pake jasa biro perjalanan.

Persoalannya mungkin, buat yang hobi jalan-jalan apa lagi jalan-jalan ke luar negeri ...ketika mau jalan nyediain ongkosnya yang langsung 'gedeeee bangettt', meskipun cuma ke Singapur atau Bangkok saja. Paling nggak menyediakan uang begitu mau jalan-jalan memang merepotkan. Merepotkan kantong maksud saya. Padahal jalan-jalan ke luar negeri tidak harus menguras kantong seketika kalau kita-kita tahu trik-nya.

Ini tips jalan-jalan saya ke luar negeri dan selama ini ternyata works banget dan layak deh diikutin, kalau mau. Awalnya, saya ke luar negeri karena tugas dari kantor. Selain kerja, ada juga fun-nya. Bisa sekalian jalan-jalan dibayarin sama kantor. Setelah itu kok lama-lama ketagihan juga. Sayangnya begitu jalan pake biaya sendiri, ongkos yang keluar ....alamakkk !!! Langsung buanyaak dan tabungan amblas.

Buatlah tabungan khusus jalan-jalan dalam dolar                    foto by seekingalpha.com

NABUNG DOLAR
Akhirnya setelah liat sana-sini dan belajar dari pengalaman, mulailah saya buat perencanaan. Saya nabung khusus buat jalan2. Gak banyak kok. Tiap habis gajian, saya alokasikan gajian itu buat bayar kartu kredit, tagihan listrik - telpon - gas dll, nabung 25 persen dari gaji ke bank dan beli dolar sebanyak US$ 100 aja atau menyisihkan Rp. 1 juta buat beli dolar. tergantung kurs saat itu. Kalau pas sedolar Rp. 9.000,- bisa dapat 100 dolar lebih dikit. tapi paling minim emang beli seratus dolar.

Setahun saya pasti punya US$ 1.200 dari tabungan jalan-jalan. Biasanya kalau dapat bonus, sekitar 30 persen bonus, saya beliin dolar juga. Lumayan kan?? Dengan duit segitu kalau cuma liburan kawasan Asia Tenggara sudah lebih dari cukup. Buat pecinta jalan-jalan pemula ini lumayanlah. Uang segitu udh bisa sampai Asia tenggara dan Hongkong. At least setahun sekali kalau kita rajin bisa jalan ke luar negeri. Misalnya aja mau ke Singapur (buat pemula niih), beli tiket pesawat yang low fare (Airasia, Tiger Airways, Valueair) PP bisa sekitar 80 dolar. Naah penginapan cari di Lucky plasa untuk dua malam tiga hari habis sekitar Rp. 1.2 juta per orang bahkan bisa kurang kalau perginya lebih dari 3 orang. Sisanya buat beli oleh2 deh. Udah dapat segudang kayanya kalau cuma gantungan kunci and coklat. Nggak perlu visa dan dokumen lainnya.

Gampang kan??? Gimana kalau gaji kurang dan ga bisa beli dolar sebanyak jumlah di atas setiap bulannya. Beli US$ 50 aja. Jangan kaya orang susah dong ;).  Atau semampunya. Dan jalan-jalannya juga nggak harus setahun sekali. Dua tahun sekali cukuplah dan setahun sekali jalan ke kawasan Indonesia saja. Percaya deh kalau cuma singapur aja cukup dan lebih murah dari pada Bali or Medan.

Jadi tunggu apa lagi. Ayo mulai nabung dan menjelajah dunia. Paling tidak ketika kita sudah keluar dari negeri sendiri, kita bisa melihat budaya lain dan peradaban lain di luar sana yang membuat kita belajar dan memahami orang lain lebih baik dengan perbedaan ya ada. Ke luar negeri itu gampang, kalau kita punya niat dan mau. Gak percaya?? Coba tips saya itu. Ini tips nabung, tips lain seperti cari hotel, nentuin itinerary menyusul. Dengan punya perencanaan yang baik, jalan-jalan kita nggak sekadar jalan-jalan dan belanja doang. Okey ...Salam jalan-jalan dari saya.(***)

No comments:

Post a Comment