Monday, October 29, 2012

Singapura Tanpa MRT, Hambar Rasanya

Singapura Tanpa MRT, Hambar Rasanya
* Transportasi dan Petunjuk Arah Gampang di Singapura

HMMMHH ...akhirnya sampai juga ke Singapura. Begitu biasanya yang ada di pikiran setiap orang ketika pesawat yang ditumpangi akhirnya mendarat di bandar udara Changi - Singapura. Dengan demikian sah sudah kita menjejakan kaki di negara lain selain negara kita sendiri. Sudah sampai kita di luar negeri. Tadinya di Changi --selain Terminal 1, 2 dan 3-- ada terminal lain yaitu  "Budget Terminal". Lokasinya di luar ke-tiga terminal tersebut dan hanya didarati oleh penerbangan2 dengan tarif murah seperti Tiger Airways, Cebu Pacific, Firefly dan beberapa lainnya.  

Saya pernah mendarat di Budget Terminal ini ketika ke Singapura naik Tiger Airways (Tiger mengakusisi Mandala dan menjadi Tiger - Mandala Airways sekarang). Budget Terminal ini menurut informasi terakhir kini ditutup sejak September 2012. Semua penerbangan budget untuk sementara mendarat dan take off di Terminal 2 Changi. Budget Terminal akan digantikan dengan Terminal 4 yang kini sedang dibangun.

Oooooppss ....saya terlalu berpanjang-panjang dengan urusan terminal nih. Baiklah ...mari kita kembali ke urusan 'finally sampai di Singapura'. Kalau sudah sampai Singapura so whattt??? Pastinya kita perlu cari alat transportasi untuk menuju ke dalam kota singapura. Jangan khawatir, Singapura bukan negara yang akan membuat kita tersesat. Saya saja yang tidak pintar baca peta dan selalu kehilangan orientasi, tidak pernah tersesat di sana, karena semua petunjuk serba jelas.

Begitu mendarat, urusan yang paling penting adalah menyiapkan paspor untuk antri di imigrasi. Setelah itu urus bagasi dan jangan lupa tukar uang dengan mata uang lokal --dolar Singapura. Penukaran di money changer Changi bisa menggunakan rupiah atau dolar Amerika. Biasanya urusan imigrasi dan bagasi makan waktu kurang lebih satu jam. Setelah semua beres ...let's find out transportasi apa yang mau digunakan

Kalau banyak uang, transportasi paling okey ya naik taxi. Tinggal ngomong sama supir taksinya kemana tujuan kita dan ...there we ere. Ke situlah kita diantar. Jadi ga perlu pusing urusan liat peta, jalan kesana kemari dan lain-lain. Sayangnya pergi kemana-mana naik taxi di Singapura itu kurang ada unsur excitement dan advonturirnya alias kurang greget dan kurang petualangan. Sebaiknya sih --ini saran saya--cobalah transportasi lain selain taxi. Dan transportasi umum di Singapura boleh dikasih acungan 3 jempol kok (mau kasih empat jempol bisa kejengkang saya, karea dgn 3 jempol aja sudah berdiri dengan satu kaki hehehhe).

Saya mau berbagi sedikit bagaimana naik transportasi umum di Singapura. Di negara ini urusan transportasi sangat nyaman, nggak kaya di negeri kita (dduh ...selalu sedih dan terus bermimpi Indonesia or paling nggak JAkarta punya sistem transportasi yang minimal 60 persen mirip sama Singapura) yang acak aduk nggak karuan. Jadi kalau memang niat jalan-jalan, cobalah perbanyak unsur jalannya dari pada turun naik taxi (ini kalau kita pergi tanpa grup travel agent ya).

Sekeluar dari imigrasi dan kita sudah punya uang lokal, cobalah naik MRT (Mass Rapid Transportation) atau sistem angkutan keretanya Singapura. KEluar dari pintu imigrasi kita ke kiri dulu dan jalan sekitar 100 meteran. Disitu ada kantor Tourist Information. Mintalah peta dalam kota sekaligus peta MRT sama petugasnya. Jangan khawatir, semuanya dikasih gratis. Biasanya petugas nanya tujuan kita. Dia akan menjelaskan secara detil harus naik MRT dari mana dan turun dimana. Tanyalah sebanyak-banyaknya pada petugas, karena mereka akan menjawab dengan senang hati asal kita juga nanya dengan baik, ramah dan tentunya pamer senyum.

Kalau sudah berbekal peta, kembali jalan ke arah pintu keluar imigrasi dan lurus saja (kanan pintu keluar) sekitar 50 meter, disitu sudah MRT. Sebelum masuk ke lokasi MRT, jangan lupa beli tiket di kantor tiket disana. Harganya sekali jalan menuju dalam kota sekitar 2.7 Sing dolar. Begitu naik MRT, kereta ini akan berhenti di stasiun Tanah Merah. MRT dari Changi memang berakhir di stasiun Tanah Merah (Changi - Expo - Tanah Merah). Dari sini langsung ganti yang ke arah Joo Koon (bukan yang ke Pasir Ris) dan berhenti di City Hall. Dari Tanah Merah ke City Hall melewati 8 stasiun dan di stasiun ke 9 adalah City Hall setelah stasiun Bugis. Jalur dari Tanah Merah ke City HAll adalah jalur warna hijau atau jalur EW (East - West).

Naahh ...dari City Hall, kita tinggal ganti jalur kemana tujuan kita menginap. Kalau menginap di kawasan Orchard, gantilah kereta dengan jalur warna MERAH menuju stasiun orchard. Kemanapun tujuan kita, perhatikan jalur MRT berdasarkan warna. Semuanya sangat mudah. KAlau saya malas lihat peta, biasanya begitu turun dari MRT saya langsung melihat petunjuk di papan yang ada di depan MRT untuk melihat arah. Misalnya begitu saya ada stasiun orchard dan saya hendak menuju Bugis, saya tinggal naik yang menuju City Hall sesuai petunjuk dan ganti line hijau menuju Bugis.

Kelihatannya gampang ...tapi saya selalu hati-hati, supaya tidak salah keluar stasiun. BEgitu salah, tiket MRT yang kita beli langsung tidak berlaku dan kita harus membeli tiket baru lagi. Untuk itu pada saat membeli tiket perhatika tujuan dan harga tiket serta untuk sekali jalan atau pulang pergi tiket tersebut. Saran saya, untuk memudahkan, belilah tiket "One Day Pass" atau pass berapa hari tergantung berapa lama kita ada di Singapura. Paket tiket untuk turis dijual untuk satu hari, sampai 5 hari. Sehari harganya 18 Singapur Dolar dan dua hari lebih murah lagi. Harga tersebut masih ditambah dengan jaminan untuk kartu Sing$ 10 yang bisa ditukar kembali. Pembelian tiket pass ada di stasiun Bugis, City Hall dan beberapa stasiun lainnya. Saya lupa.

Sementara stasiun tempat mengembalikan kartu bisa dimana saja. Oya tiket pass ini selain bisa dipakai untuk naik MRT juga bisa digunakan untuk naik bis. Dengan memiliki satu tiket pass, kita bisa untuk pakai MRT dan bus. Itu tadi semua untuk transport ke seluruh Singapur dengan menggunakan MRT. Gampang kan. Jadi kalaupun bisa naik taksi, luangkan waktu naik tranportasi umum lainnya. Dijamin bakal ketagihan dan lebih suka naik MRT dari pada naik taksi.

Dengan tulisan ini, paling tidak saya sudah share tips jalan-jalan ke Singapur dan kenapa memilih Singapur. Sedangkan tulisan lainnya adalah transportasi umum di Singapura. Singapura identik dengan MRT. Jadi kalau ke sana nggak sempet nyoba naik MRT ...kayaknya belum ke Singapur deh. Tunggu apa lagi ...yuuuk jalan ke Singapur dan jangan lupa naik MRT.(***)

No comments:

Post a Comment